Sebagai informasi, saat ini Partai Perindo sendiri sudah mempunyai relawan perempuan dan anak. Sehingga siapapun yang mengalami kekerasan atau pelecehan seksual bisa memberi pengaduan.
“Kalian yang alami kesulitan bisa mengadu. Di situlah peran RPA ada, kalian tidak sendiri. Kalian bisa cerita ke Perindo. Biar bisa ditindak lanjuti,” sambung Cilla.
Dalam kesempatan yang sama, Cilla meng-highlight akan vitalnya peran orang tua dan guru untuk memberikan edukasi mengenai pendidikan seksual sejak dini pada anak. Sehingga anak tahu ada area sensitif pada tubuhnya yang tidak boleh sembarangan disentuh.
“Jadi dikasih tahu, ini rea sensitif yang enggak boleh disentuh siapapun. Kalau masih dimandiin, cuma boleh dengan mama atau suster pengasuh misalnya,” kata Cilla.
“Kalau di sekolah, para guru juga harus waspada. Contoh, anak murid belum dijemput, ya jangan keluar dari sekolah. Menurutku, penting juga simulasi tentang penculikan anak, karena sekarang juga lagi marak kan,” pungkasnya.
(Rizky Pradita Ananda)