Kehadiran kampung budi daya ikan air tawar dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar, pebudidaya ikan, serta menjadi potensi pendapatan baru bagi daerah.
Karena kebutuhan anggaran cukup besar, maka diharapkan ke pemerintah pusat dapat mengalokasikan dari dana alokasi khusus (DAK).
"Harapan kita tahun 2024, pemerintah bisa mengalokasikan DAK untuk pembangunan kampung budi daya ikan air tawar di Kota Mataram," katanya.
Irwan menambahkan, jumlah kelompok budi daya ikan air tawar di Kota Mataram sebanyak 67 kelompok, tersebar di enam kecamatan se-Kota Mataram
(Salman Mardira)