SETIAP tanggal 3 Maret diperingati Hari Pendengaran Sedunia setiap tahunnya. Peringatan Hari Pendengaran sedunia ini, jadi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan pendengaran.
Layaknya bagian tubuh yang lain, organ telinga sebagai indera pendengaran juga krusial untuk dijaga kesehatannya. Banyak kebiasaan yang kita lakukan sehari-hari, terkadang tak disadari bisa menganggu kesehatan indera pendengaran.
Salah satu contoh paling sederhana, sering memakai earphone atau headset untuk mendengarkan dengan pengaturan volume 100 persen. Jika Anda, termasuk orang yang suka melakukannya, tidak ada salahnya untuk segera melakukan deteksi dini dan skrining pendengaran.
Sebab, diungkap dr Yussy Afriani Dewi, Sp.THT-KL., Subsp.Onk(K), orang yang terlalu sering terpapar suara bising secara konstan mempunyai risiko tinggi gangguan pendengaran.
"Apalagi, kalau kebiasaan itu dilakukan rutin setiap hari," kata dr. Yussy dalam acara daring Hari Pendengaran Sedunia, di Jakarta baru-baru ini.
(Foto: Freepik)
Mengapa kelompok orang yang sering terpapar suara bising dalam durasi panjang dan lama direkomendasikan untuk melakukan skrining atau deteksi dini? Tujuannya, agar jika ditemukan gangguan, bisa cepat ditangani dengan tepat.