Ancaman Leptospirosis, Kemenkes Larang Anak-anak Main Genangan Air Hujan

Kevi Laras, Jurnalis
Rabu 01 Maret 2023 18:05 WIB
ancaman leptospirosis di musim hujan, (Foto: Pixabay)
Share :

CUACA belakangan ini tengah sering dilanda hujan lebat, bisa dari pagi hingga malam hari atau dari sore menjelang malam hari.

Bukan hanya suhu dingin yang rentan membuat sakit, seperti batuk, influenza, demam, meriang dan sebagainya. Pada musim penghujan seperti sekarang, patut diwaspadai juga risiko Leptospirosis atau penyakit akibat cemaran air seni tikus.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan RI, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid dengan gamblang mengimbau orang tua untuk tidak memperbolehkan anak-anak untuk bermain air genangan hujan, demi mengurangi risiko terinfeksi leptospirosis.

"Ini musim hujan untuk berhati- hati, jangan biarkan anak-anak mandi di genangan hujan,” kata dr. Nadia saat dihubungi MNC Portal, Rabu (1/3/2023).

“Dan kalau demam, segera periksa ke fasilitas kesehatan, pastikan juga rumah dan peralatan bersih dari hewan tikus,” tambahnya.

Penyakit Leptospirosis yang rentan menginfeksi terutama di periode musim penghujan seperti saat ini, disebabkan oleh bakteri Leptospira yang bisa menyebar melalui urine atau darah hewan yang terinfeksi.

 

Tak main-main, penyakit infeksi bisa berdampak fatal hingga kematian. Seseorang yang terinfeksi leptospirosis, umumnya mengalami gejala seperti flu ringan, seperti sakit kepala dan kedinginan.

Namun jika bakteri sudah menginfeksi beberapa organ tertentu, contohnya hati, ginjal, paru-paru, jantung dan otak. Maka bisa berdampak fatal yakni hingga lebih parah, yaitu kegagalan organ dan kematian yang dikutip dari Healthline, reaksi ini dikenal sebagai penyakit Weil.

 BACA JUGA:Muntah dan Mata Merah Pertanda Gejala Leptospirosis

BACA JUGA:Tikus Bawa Penyakit Leptospirosis, Simak Cara Mengusirnya dari Rumah!

Berdasarkan data yang diterima MNC Portal hari ini, Provinis Jawa Tengah sudah memiliki jumlah tertinggi sampai 111 kasus Leptospirosis dengan 18 angka kasus kematian. Data di lapangan ini, perlu jadi perhatian penting bagi masyarakat dan seluruh pihak.

“Mengingatkan akan potensi penyakit leptospirosis saat musim hujan muncul atau saat banjir. Selain Jawa Tengah, ada juga Jawa Barat 9 kasus dan meninggal 2, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ada 86 kasus dan 12 kematian, serta Sulawesi Selatan (Sulsel) kasus 4 kematian 0. DKI belum ada sampai saat ini, karena ini berdasarkan laporan dari Provinsi saja," terang dr. Nadia panjang lebar.

(Rizky Pradita Ananda)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya