Memanfaatkan metode printer 3D, tim ilmuwan mampu menggembungkan selongsong terpisah, yang melilit aorta tercetak dan menggembungkannya dengan cara meniru stenosis aorta.
Profesor Roche dan para peneliti, kemudian menanamkan katup sintetis ke dalam cetakan aorta yang dimodelkan pada pasien tertentu yang mengalami katup aorta menyempit dan tidak terbuka sepenuhnya.
BACA JUGA:Bisakah Kena Serangan Jantung Berulang Usai Operasi Pasang Ring?
BACA JUGA:Aritmia Jantung Bisa Dialami Anak Muda, Apa Gejalanya?
Selain itu, bisa juga menggunakan jantung tercetak yang digerakkan ini membandingkan ukuran implan. Supaya bisa melihat pilihan mana cara yang terbaik untuk pasien. Dengan demikian, kemungkinan paisen bisa lebih dalam berkolaborasi dengan dokter untuk menemukan implan terbaik untuk jantung spesifik mereka.
"Setelah aktif dan berjalan, dokter dapat menguji berbagai jenis dan ukuran katup dan melihat mana yang terbaik, kemudian menggunakannya untuk implan" kata Christopher Nyugen, salah satu penulis pada studi.
(Rizky Pradita Ananda)