Dokter Jantung: Bagaimana Mau Tahu Tubuh Tak Sehat kalau Jarang Olahraga

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis
Sabtu 18 Februari 2023 15:01 WIB
Ilustrasi Olahraga. (Foto: Shutterstock)
Share :

OLAHRAGA memang diperlukan, paling tidak 30 menit sehari selama 5 hari atau 150 menit dalam seminggu. Meski demikian, kita juga harus mengukur kemampuan kita kala berolahraga, jangan sampai niat menjadi sehat malah berubah jadi celaka.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dr. Dony Yugo, SpJP dari Pusat Jantung Nasional RS Harapan Kita mengatakan, seseorang harus segera beristirahat jika denyut nadi sudah melebihi batas. Adapun denyut nadi yang normal saat berolahraga berat adalah 220 dikurangi usia.

Menurutnya, ada beberapa sinyal atau tanda dari tubuh yang mengharuskan seseorang segera beristirahat atau mengurangi beban aktivitasnya.Tanda-tanda tersebut mulai dari rasa tidak nyaman di dada, sesak, hingga jantung yang berdebar-debar.

"Kalau mulai sakit dadanya, merasa tidak nyaman di dada, lalu nafasnya ngos-ngosan, sesak, jantungnya berdebar-debar, harus waspada bahwa tubuh sudah capek," kata Dony seperti dilansir dari Antara.

"Misalnya usianya 40, artinya maksimalnya 180 per menit. Kalau sudah lebih, istirahat, kurangi intensitasnya. Tapi kalau istirahat, normalnya adalah 60 sampai 100 kali per menit," tambah Dony.

Menambahkan, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dr. Dicky Armein Hanafy, SpJP(K) menyebut seseorang harus berolahraga, guna mengenali sinyal tubuh yang mengharuskannya beristirahat. Dengan rutin berolahraga, maka kita akan tahu tanda-tanda yang diberikan oleh tubuh kita.

"Contohnya, jika Anda olahraga teratur misalnya jogging satu jam sehari, lalu tiba-tiba setengah jam aja sudah capek banget. Atau, kita biasa naik tangga tiga lantai di kantor dan tidak apa-apa, ini satu lantai aja sudah enggak sanggup. Itulah yang jadi alarm," kata Dicky.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya