Daerah Gunung Apam sendiri pada zaman dulu menjadi tempat peristirahatan buruh-buruh penambang intan selepas menambang di
Cempaka. Perkembangan yang ada membuat daerah ini disiapkan sedemikian rupa sebagai ibu kota provinsi.
Kota Banjarbaru sendiri berdiri sebagai hasil dari pemekaran Kabupaten Banjar. Namanya diberikan oleh Gubernur dr. Murjani guna membedakan dengan Kota Banjarmasin, yakni kota baru di Banjar.
Adanya perubahan ibu kota provinsi ini berhubungan erat dengan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN), dimana Banjarbaru dipilih sebagai penyangga di wilayah Kalimantan Selatan.
Itulah penjelasan terkait kota Banjarbaru dan Banjarmasin yang banyak dinilai sama oleh orang umum.
(Salman Mardira)