PEMERINTAH Provinsi Sumatera Barat mendukung ratusan desa di daerah itu untuk mengikuti ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) sebagai salah satu bentuk promosi guna mendukung program Visit Beautiful West Sumatera 2023.
"Saat ini sudah mendaftar sebanyak 156 desa untuk ADWI 2023. Kita berharap akan ada banyak desa lagi yang bisa berpartisipasi. Target kita kalau bisa 300 desa ikut tahun ini," kata Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Luhur Budianda di Padang seperti dilansir dari ANTARA, Minggu 12/2/2023).
Sumbar, kata dia, memiliki banyak desa wisata yang berpotensi untuk dikembangkan sehingga bisa menjadi salah satu kekhasan daerah. Namun selama ini masih ada kekurangan pada desa wisata yang perlu diperbaiki dan diperhatikan.
BACA JUGA:Keren, Homestay Desa Wisata Aceh Raih Penghargaan ASEAN Tourism 2023
Hal-hal itu diantaranya cara pengelolaan, promosi digital, keramahan lingkungan dalam menerima wisatawan dan tentu saja soal kebersihan objek wisata.
"Ini terus kita tekankan kepada pengelola destinasi wisata termasuk desa wisata. Keramah-tamahan dan kebersihan itu mutlak," katanya.
Sementara itu praktisi pariwisata Sumbar, Zuhrizul mengatakan penghargaan seharusnya tidak menjadi tujuan utama dari desa wisata.
BACA JUGA:Kemenparekraf Tekankan Kolaborasi Kembangkan Desa Wisata Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan
"Tujuan desa wisata itu bagaimana bisa memberikan edukasi, bagaimana dia ikut dalam pelestarian alam, budaya atau kearifan lokal dan bagaimana bisa memberdayakan masyarakat sekitar sehingga perekonomian berputar. Penghargaan itu hanya sebagai bonus," katanya.
Namun ia mengakui standar penilaian dalam lima kategori ADWI 2023 bisa menjadi acuan bagi desa wisata untuk bisa berkembang.