Karena itu, jangan hanya memperhatikan angka SPF. Cek juga tulisan broad spectrum (proteksi lengkap) pada label tabir surya. Bila ada, berarti produk tersebut dapat melindungi kamu dari sinar UVA maupun UVB.
Selain menggunakan tabir surya, kamu tetap membutuhkan tempat berteduh saat matahari sedang terik-teriknya. Pakai pakaian penutup, seperti jaket atau selendang, topi bertepi lebar, serta kacamata hitam untuk memblokir sinar UV.
Akan lebih baik jika kamu tidak bekerja di luar ruangan ketika terik di siang hari. Jika terpaksa keluar ruangan di antara jam 10 pagi hingga 4 sore, carilah tempat berteduh. Pada rentang waktu tersebut, matahari sedang memancarkan sinar UV paling tinggi. Pada periode inilah kerusakan kulit paling sering terjadi, terutama pada kulit yang sensitif.
Tak hanya di cuaca terik, kamu tetap harus melindungi kulit di musim hujan. Sebaiknya tabir surya tetap digunakan pula ketika berada di dalam ruangan dan menyetir. Soalnya, sinar UV dapat menembus jendela. Paparan sinar UV dapat diminimalkan dengan memasang kaca film mobil serta menutup gorden di dalam rumah maupun kantor.
(Martin Bagya Kertiyasa)