Sementara masyarakat yang menerima vaksin Covid-19 Sinovac pada vaksinasi booster pertama, bisa disuntikkan vaksin Astra Zeneca, Pfizer, Moderna, Sinopharm, Sinovac, Zifivax, Indovac, atau Navac. Selanjutnya, masyarakat yang mendapat vaksi Pfizer pada vaksinasi booster Covid-19 pertama, boleh menerima vaksin Astra Zeneca, Pfizer, atau Moderna untuk booster dosis dua ini.
Kemudian, masyarakat yang menerima vaksin Covid-19 Janssen (J&J) pada vaksinasi booster pertama bisa menerima vaksin keempat dari Janssen (J&J), Pfizer, atau Moderna. Warga yang menerima vaksin Sinopharm pada vaksinasi booster pertama, boleh disuntikkan vaksin jenis Sinopharm atau Zifivax.
Sementara masyarakat yang mendapat vaksin Moderna pada vaksinasi booster pertama, hanya boleh mendapatkan vaksi Moderna atau Pfizer di booster yang kedua ini. Terakhir, masyarakat yang menerima vaksin Covovax pada vaksinasi booster pertama, hanya diperbolehkan menerima vaksin Covovax juga sebagai booster Covid-19 keduanya.
Nina menamabahkan, vaksin booster kedua ini, diberikan dengan interval (jarak) setidaknya enam bulan sejak vaksinasi dosis booster pertama.