Konsumsi minyak berlebihan yang memicu melonjaknya kadar kolesterol ini, akan jadi semakin bahaya bagi orang dengan diabetes. Dokter Rissa memperingatkan, kalau pengidap diabetes tak pandai menjaga level kolesterolnya, alias cuek saja jika kolesterolnya tinggi, siap-siap risiko pecahnya pembuluh darah.
“Disarankan juga untuk pengidap diabetes, kadar kolesterolnya juga harus diturunkan sampai normal. Apabila tidak diturunkan, pembuluh darah bisa pecah," tegasnya.
Ia mendorong agar setiap orang mengontrol kadar minyak yang dikonsumsi setiap harinya. Memperhatikan apa yang dimakan, dimasukkan ke dalam tubuh. Ingat rata-rata orang hanya membutuhkan 1.100 miligram kolesterol per hari.
"Jadi balik lagi pada asupan total kesehariannya seperti apa, misalnya sesekali makan yang seperti itu (nasi minyak) dan lain-lainnya. Nah, jangan ada mengandung minyak lagi, tentu itu minyaknya sudah berlebihan dan kemungkinan besar (lewat) dari batas hariannya," tutup dr. Raissa.
BACA JUGA:Leher Sakit Tanda Kolesterol Naik?
BACA JUGA: Apa Benar Sembelit Bisa Sebabkan Kanker Usus?
(Rizky Pradita Ananda)