Sudah Tahu Belum? Ini Lho Alasan Perayaan Imlek Identik dengan Warna Merah

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis
Selasa 17 Januari 2023 08:01 WIB
Atraksi barongsai tradisi perayaan Tahun Baru Imlek (Foto: China Highlights)
Share :

ALASAN perayaan Imlek identik dengan warna merah memang menarik untuk dibahas. Perayaan tahun baru etnis Tionghoa ini tinggal menghitung hari.

Tak sedikit orang yang turut merayakannya tengah disibukkan mempersiapkan berbagai hal, termasuk pemasangan ornamen dan lain-lainnya.

Tahun Baru Imlek merupakan festival lima belas hari yang dirayakan setiap tahun tergantung pada kenampakan bulan.

Pada 2023 ini perayaan ini jatuh pada 22 Januari hingga 1 Februari. Berakhirnya perayaan ini ditandai dengan Cap Go Meh pada tanggal ke-15.

BACA JUGA: 5 Wisata Klenteng di Indonesia, Paling Cocok Disambangi saat Libur Imlek

(Tradisi Imlek, Foto: M.Sukardi/MNC Portal)

Dalam tradisi yang ada, perayaan Tahun Baru Imlek meliputi pertemuan keluarga, mengenakan pakaian merah atau warna-warni, dan membagikan hóngbāo (amplop berisi "uang keberuntungan" atau "uang untuk melabuhkan tahun").

Berbicara tentan Tahun Baru Imlek selalu identik dengan warna merah, baik itu amplop, pakaian hingga ornamen lainnya. Tentu hal itu menjadi pertanyaan bagi sebagian masyarakat Indonesia.

Adapun berikut ini alasan perayaan Imlek identik dengan warna merah yang tak banyak orang ketahui.

Melansir dari The Conversation dalam budaya Tionghoa, warna merah dianggap sebagai warna keberuntungan. Merah berhubungan dengan api, yang melambangkan keberuntungan, kegembiraan, vitalitas, kesuburan, dan kebahagiaan.

Berangkat dari itulah warna merah selalu digunakan dalam ornamen perayaan Imlek. Orang Tionghoa ingin memasuki tahun baru dengan semua hal baik ditanam dan dilambangkan dengan warna merah lantaran mengandung banyak keberuntungan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya