"Saya sangat tergoda untuk mendapatkan vaksin jenis mRNA ini karena perbatasan suka dibuka kembali. Tidak ada vaksin jenis ini yang tersedia di China,” kata Liang usai divaksin.
Sementara itu, diungkap kepala medis Virtus, ia mengharapkan akan lebih banyak penduduk China yang datang ke Hong Kong dalam beberapa minggu dan bulan mendatang untuk divaksinasi dengan vaksin mRNA.
BACA JUGA:Banyak yang Konsumsi, Kenapa Tak Semua Keracunan Ciki Ngebul?
BACA JUGA:Waspada! Ciki Ngebul Bisa Sangat Berbahaya Bagi Pengidap Asma
"Permintaan meningkat, tetapi kami paham ada banyak orang yang terinfeksi baru-baru ini. Sehingga mereka tak bisa langsung divaksin booster, karena harus menunggu setidaknya tiga bulan terlebih dahulu,” kata Samuel.
(Rizky Pradita Ananda)