Selama berabad-abad, sejumlah cendekiawan terkenal dan penulis sejarah telah menggambarkan Timbuktu dalam berbagai literatur. Yang paling terkenal adalah: Ibn Batutah, Ibn Faḍl Allāh al-‘Umarī, Shabeni, Ibn Khaldun, Leo Africanus, termasuk René Caillié.
Saking tingginya tingkat pendidikan di sana, Abd Arahman Atimmi, seorang profesor bahasa Arab dari Hedjaz (Semenanjung Arab) pernah ke Timbuktu dengan maksud mengajar.
(Rizka Diputra)