5 Fakta Unik Tahun Baru Imlek yang Tanggalnya Selalu Berubah

Kiki Oktaliani, Jurnalis
Sabtu 14 Januari 2023 08:00 WIB
Festival Imlek di Taiwan (Foto: Asia Media International)
Share :

TAHUN Baru Imlek merupakan perayaan penting bagi masyarakat Tionghoa di seluruh dunia. Di China, pemerintah memberlakukan libur nasional selama 7 hari saat momen Imlek. Di Indonesia sendiri Imlek juga diperingati dengan meriah terutama di komunitas warga Tionghoa Tanah Air.

Tahun Baru Imlek 2574 Kongzili kali ini jatuh pada Minggu 22 Januari 2023. Dalam Kalender China, 2023 merupakan tahun Kelinci Air.

Kelinci dalam astrologi China melambangkan kesabaran dan keberuntungan. Jadi Tahun Kelinci 2023 dianggap akan membawa kedamaian dan kesuksesan.

 BACA JUGA:Festival Cap Go Meh 2023 di Singkawang Digelar 5 Februari, Apa Saja Agendanya?

Uniknya Tahun Baru Imlek selalu berbeda tiap tahun. Kemudiaan perayaannya juga berbeda dengan tahun baru Masehi. Tahun Baru Imlek biasanya dirayakan selama 15 hari, mulai hari pertama masuk Tahun Baru hingga ditutup dengan Cap Go Meh.

Berikut 5 fakta menarik Tahun Baru Imlek

 

1. Tanggal berubah setiap tahun

Tahun Baru Imlek selalu jatuh pada hari atau tanggal yang berbeda setiap tahun. Biasanya di akhir Januari atau Februari dalam kalender Masehi. Tanggal tersebut ditentukan oleh 'Bulan Baru'.

 

Perayaan Imlek (Okezone.com/Sukardi) 

Tahun baru China kali ini jatuh pada Minggu 22 Januari 2023.

 BACA JUGA:Festival Cap Go Meh, Rangkaian Akhir Tahun Baru Imlek yang Penuh Kemeriahan

2. Perayaannya sampai 15 hari

Masyarakat Tionghoa sangat gembira menyambut Tahun Baru Imlek. Perayaannya juga tak tanggung-tanggung, sampai 15 hari. Jika Imlek kali ini jatuh pada 22 Januari, maka perayaannya mulai malam itu sampai 5 Februari.

Perayaan Imlek biasanya diwarnai dengan festival lampion, kemudian ditutup dengan Cap Go Meh.

Pada hari ke 15 sore, pada malam bulan purnama, seluruh keluarga berkumpul untuk makan malam dan keluar untuk menyaksikan pertunjukkan kembang api dan lampion.

Mereka akan menyiapkan lampion-lampion yang telah dihias, kemudian diterbangkan ke udara, atau ada juga yang diapungkan di atas sungai.

3. Ziarah makam leluhur

Berdoa merupakan ritual penting selama Tahun Baru Imlek. Masyarakat Tionghoa biasanya turut mengunjungi makam leluhur pada hari sebelum Tahun Baru Imlek, dan mempersembahkan korban kepada leluhur sebelum makan malam bersama dengan keluarga ataupun teman-teman.

4. Tradisi membersihkan rumah

Sebelum masuk Tahun Baru Imlek, masyarakat Tionghoa memiliki tradisi untuk membersihkan rumah yang diartikan sebagai simbol untuk membuang sial.

Kotoran yang dibuat tersebut diartikan sebagai terbuangnya segala keburukan, yang menghalangi keberuntungan dan rezeki untuk masuk ke dalam rumah.

Namun, saat Imlek, justru ada pantang untuk membersihkan rumah. supaya keberuntungan dan rezeki yang masuk ke dalam rumah bisa ikut tersapu keluar.

 

5. Makna Angpao

Angpao merupakan salah satu barang yang identik saat perayaan Imlek. Angpao juga cukup identik dengan warna merah.

Angpao adalah kertas atau amplop yang diisi dengan uang kertas. Angpao diberikan oleh seseorang yang sudah menikah kepada orang lain yang belum menikah.

Penerimanya berarti akan mendapatkan doa, berkat, rezeki, kemakmuran, dan kebahagiaan di tahun baru ini.

(Salman Mardira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya