Calungga akhirnya memutuskan untuk kembali ke rumah menemui adiknya, Calupat. Sesampainya di rumah, sang adik terkejut melihat perubahan wujud Calungga.
Ia merasa bahwa kini tinggal dirinya seorang yang hidup disana. Akhirnya, ia meminta tolong kepada naga Calungga agar mengantarkannya ke perkampungan di sebelah timur matahari. Ia ingin menghabiskan sisa hidupnya bersama penduduk di sana.
Calupat pun diantar oleh sang naga yang merupakan perwujudan kakaknya tersebut. Sesampainya disana, calupat yang menunggangi naga dengan duduk di atas kepala justru dinobatkan sebagai Raja. Ia memiliki gelar Sang Hyang Jaya Naga dan dianggap sakti karena berhasil menaklukkan seekor naga.
Begitulah seklumit tentang asal-usul Gunung Kerinci berdasarkan berbagai versi. Semoga penjelasan tersebut menambah wawasan ya Okezoners.
(Rizka Diputra)