6 Efek Samping Terlalu Banyak Makan Kayu Manis, Ternyata Bahaya untuk Tubuh!

Kiki Oktaliani, Jurnalis
Senin 09 Januari 2023 21:00 WIB
Ilustrasi kayu manis. (fotol: Istimewa)
Share :

KAYU manis merupakan salah satu bumbu yang terbuat dari bagian kulit dalam pohon Cinnamomum. Kayu manis sangat populer dan telah dikaitkan dengan manfaat kesehatan seperti peningkatan kontrol gula darah dan penurunan beberapa faktor risiko penyakit jantung. Penggunaan kayu manis ini juga banyak digunakan pada olahan makanan di Indonesia.

Terdapat dua jenis utama kayu manis yaitu Cassia atau yang biasa disebut kayu manis “biasa”, ini adalah jenis yang paling umum digunakan.

Kemudian ada Ceylon, yang dikenal sebagai kayu manis “asli”, Ceylon memiliki rasa yang lebih ringan dan tidak terlalu pahit. Namun, kayu manis Cassia lebih banyak ditemukan di supermarket, mengingat harganya jauh lebih murah daripada kayu manis Ceylon.

Meskipun kayu manis Cassia aman dikonsumsi dalam jumlah kecil hingga sedang, mengkonsumsinya terlalu banyak dapat menyebabkan masalah kesehatan karena mengandung senyawa yang disebut coumarin dalam jumlah tinggi.

Penelitian telah menemukan bahwa makan terlalu banyak kumarin dapat membahayakan organ hati dan meningkatkan risiko kanker. Selain itu, makan terlalu banyak kayu manis Cassia telah dikaitkan dengan banyak efek samping lainnya.

Berikut adalah 6 kemungkinan efek samping dari makan terlalu banyak kayu manis Cassia yang dilansir dari Healthline (9/1/2023)

1. Menyebabkan Kerusakan Hati

Kayu manis kaya akan sumber kumarin. Kandungan kumarin kayu manis Cassia bubuk dapat berkisar antara 7 hingga 18 miligram per sendok teh (2,6 gram), sedangkan kayu manis Ceylon hanya mengandung sedikit kumarin.

Asupan kumarin harian yang dapat ditoleransi adalah sekitar 0,1 mg/kg berat badan, atau 5 mg per hari untuk orang dengan berat 59 kg. Artinya, hanya 1 sendok teh kayu manis Cassia dapat membuat Anda melebihi batas harian.

Sayangnya, beberapa penelitian menemukan bahwa makan terlalu banyak kumarin dapat menyebabkan toksisitas dan kerusakan hati.

2. Meningkatkan Risiko Kanker

Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa makan terlalu banyak kumarin, yang banyak terdapat dalam kayu manis Cassia, dapat meningkatkan risiko kanker tertentu.

Misalnya, penelitian pada hewan pengerat menemukan bahwa makan terlalu banyak kumarin dapat menyebabkan tumor kanker berkembang di paru-paru, hati, dan ginjal.

 

Cara di mana kumarin dapat menyebabkan tumor tidak jelas. Namun, beberapa ilmuwan percaya bahwa kumarin menyebabkan kerusakan DNA dari waktu ke waktu, dan meningkatkan risiko kanker.

Sebagian besar penelitian tentang efek kanker kumarin telah dilakukan pada hewan. Lebih banyak penelitian berbasis manusia diperlukan untuk melihat apakah hubungan yang sama antara kanker dan kumarin berlaku untuk manusia.

3. Menyebabkan Sariawan

Beberapa orang pernah mengalami sariawan karena mengkonsumsi produk yang mengandung bahan penyedap kayu manis.

Kayu manis mengandung cinnamaldehyde, senyawa yang dapat memicu reaksi alergi bila dikonsumsi dalam jumlah banyak. Bumbu dalam jumlah kecil tampaknya tidak menyebabkan reaksi ini, karena air liur mencegah bahan kimia agar tidak terlalu lama bersentuhan dengan mulut.

4. Menyebabkan Gula Darah Rendah

Kayu manis terkenal karena kemampuannya untuk menurunkan gula darah. Penelitian telah menemukan bahwa bumbu tersebut dapat meniru efek insulin, hormon yang membantu menghilangkan gula dari darah.

Meskipun makan sedikit kayu manis dapat membantu menurunkan gula darah, makan terlalu banyak dapat menyebabkannya turun terlalu rendah. Ini disebut hipoglikemia. Ini dapat menyebabkan kelelahan, pusing, dan kemungkinan pingsan.

Orang yang paling berisiko mengalami gula darah rendah adalah mereka yang mengkonsumsi obat diabetes. Ini karena kayu manis dapat meningkatkan efek obat-obatan ini dan menyebabkan gula darah Anda turun terlalu rendah.

5. Menyebabkan Masalah Pernapasan

Makan terlalu banyak bubuk kayu manis dalam sekali duduk dapat menyebabkan masalah pernapasan. Ini karena rempah-rempah memiliki tekstur halus yang dapat membuatnya mudah dihirup. Menghirupnya secara tidak sengaja dapat menyebabkan batuk, tersedak, dan kesulitan saat mencoba mengatur napas

Juga, cinnamaldehyde dalam kayu manis dapat menyebabkan iritasi tenggorokan. Hal ini dapat menyebabkan masalah pernapasan lebih lanjut.

Orang dengan asma atau kondisi medis lain yang mempengaruhi pernapasan harus sangat berhati-hati dalam menghirup kayu manis secara tidak sengaja, karena mereka cenderung mengalami kesulitan bernapas.

6. Dapat Berinteraksi dengan Obat Tertentu

Kayu manis aman dikonsumsi dalam jumlah kecil hingga sedang dengan sebagian besar obat. Namun, mengkonsumsinya terlalu banyak dapat menjadi masalah jika Anda mengonsumsi obat diabetes, penyakit jantung, atau penyakit hati. Ini karena kayu manis dapat berinteraksi dengan obat-obatan tersebut, baik meningkatkan efeknya atau mengintensifkan efek sampingnya.

Misalnya, kayu manis Cassia mengandung kumarin dalam jumlah tinggi, yang dapat menyebabkan toksisitas dan kerusakan hati jika dikonsumsi dalam jumlah tinggi.

Jika Anda mengonsumsi obat yang dapat mempengaruhi hati, seperti parasetamol, asetaminofen, dan statin, asupan kayu manis yang berlebihan dapat meningkatkan kemungkinan kerusakan hati.

Kayu manis memang memiliki manfaat kesehatan yang baik jika dikonsumsi dalam jumlah kecil, sehingga penting untuk mengkonsumsinya dalam jumlah kecil terlebih lagi bagi Anda yang mengkonsumsi obat-obatan seperti diabetes, penyakit jantung, atau penyakit hati.

(Vivin Lizetha)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya