KAYU manis merupakan salah satu bumbu yang terbuat dari bagian kulit dalam pohon Cinnamomum. Kayu manis sangat populer dan telah dikaitkan dengan manfaat kesehatan seperti peningkatan kontrol gula darah dan penurunan beberapa faktor risiko penyakit jantung. Penggunaan kayu manis ini juga banyak digunakan pada olahan makanan di Indonesia.
Terdapat dua jenis utama kayu manis yaitu Cassia atau yang biasa disebut kayu manis “biasa”, ini adalah jenis yang paling umum digunakan.
Kemudian ada Ceylon, yang dikenal sebagai kayu manis “asli”, Ceylon memiliki rasa yang lebih ringan dan tidak terlalu pahit. Namun, kayu manis Cassia lebih banyak ditemukan di supermarket, mengingat harganya jauh lebih murah daripada kayu manis Ceylon.
Meskipun kayu manis Cassia aman dikonsumsi dalam jumlah kecil hingga sedang, mengkonsumsinya terlalu banyak dapat menyebabkan masalah kesehatan karena mengandung senyawa yang disebut coumarin dalam jumlah tinggi.
Penelitian telah menemukan bahwa makan terlalu banyak kumarin dapat membahayakan organ hati dan meningkatkan risiko kanker. Selain itu, makan terlalu banyak kayu manis Cassia telah dikaitkan dengan banyak efek samping lainnya.
Berikut adalah 6 kemungkinan efek samping dari makan terlalu banyak kayu manis Cassia yang dilansir dari Healthline (9/1/2023)
1. Menyebabkan Kerusakan Hati
Kayu manis kaya akan sumber kumarin. Kandungan kumarin kayu manis Cassia bubuk dapat berkisar antara 7 hingga 18 miligram per sendok teh (2,6 gram), sedangkan kayu manis Ceylon hanya mengandung sedikit kumarin.
Asupan kumarin harian yang dapat ditoleransi adalah sekitar 0,1 mg/kg berat badan, atau 5 mg per hari untuk orang dengan berat 59 kg. Artinya, hanya 1 sendok teh kayu manis Cassia dapat membuat Anda melebihi batas harian.
Sayangnya, beberapa penelitian menemukan bahwa makan terlalu banyak kumarin dapat menyebabkan toksisitas dan kerusakan hati.