2. Meningkatkan Risiko Kanker
Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa makan terlalu banyak kumarin, yang banyak terdapat dalam kayu manis Cassia, dapat meningkatkan risiko kanker tertentu.
Misalnya, penelitian pada hewan pengerat menemukan bahwa makan terlalu banyak kumarin dapat menyebabkan tumor kanker berkembang di paru-paru, hati, dan ginjal.
Cara di mana kumarin dapat menyebabkan tumor tidak jelas. Namun, beberapa ilmuwan percaya bahwa kumarin menyebabkan kerusakan DNA dari waktu ke waktu, dan meningkatkan risiko kanker.
Sebagian besar penelitian tentang efek kanker kumarin telah dilakukan pada hewan. Lebih banyak penelitian berbasis manusia diperlukan untuk melihat apakah hubungan yang sama antara kanker dan kumarin berlaku untuk manusia.
3. Menyebabkan Sariawan
Beberapa orang pernah mengalami sariawan karena mengkonsumsi produk yang mengandung bahan penyedap kayu manis.
Kayu manis mengandung cinnamaldehyde, senyawa yang dapat memicu reaksi alergi bila dikonsumsi dalam jumlah banyak. Bumbu dalam jumlah kecil tampaknya tidak menyebabkan reaksi ini, karena air liur mencegah bahan kimia agar tidak terlalu lama bersentuhan dengan mulut.
4. Menyebabkan Gula Darah Rendah
Kayu manis terkenal karena kemampuannya untuk menurunkan gula darah. Penelitian telah menemukan bahwa bumbu tersebut dapat meniru efek insulin, hormon yang membantu menghilangkan gula dari darah.
Meskipun makan sedikit kayu manis dapat membantu menurunkan gula darah, makan terlalu banyak dapat menyebabkannya turun terlalu rendah. Ini disebut hipoglikemia. Ini dapat menyebabkan kelelahan, pusing, dan kemungkinan pingsan.
Orang yang paling berisiko mengalami gula darah rendah adalah mereka yang mengkonsumsi obat diabetes. Ini karena kayu manis dapat meningkatkan efek obat-obatan ini dan menyebabkan gula darah Anda turun terlalu rendah.