Menumbuhkan UMKM
Dampak lain, lanjut Heri adalah terbukanya lapangan kerja musiman di bidang pariwisata, terutama bagi mereka yang tidak memiliki pekerjaan dan meningkatkan pendapatan.
“Dampak berganda dari kegiatan tersebut bagi lapangan usaha UMKM, karena kegiatan tersebut akan membutuhkan berbagai macam jenis usaha untuk mendukung kejuaraan tersebut, seperti pernak-pernik sepakbola, kaos, usaha makan minum, penginapan dan lain-lain,” tambah Heri.
Peningkatan lapangan kerja pariwisata
Heri melanjutkan, berbicara wisata olahraga dapat dikelompokkan menjadi wisata olahraga prestasi seperti Piala Dunia U-20 yang akan dilangsungkan, di mana para pesertanya datang untuk mencari uang dan penghargaan, dan wisata olahraga hobi dan petualangan.
Dijelaskan Heri, wisata olahraga hobi dan petualangan merupakan wisata yang berkelanjutan, dalam artian sifatnya tidak musiman/sementara dan kedua jenis wisata olahraga tersebut harus saling terkait.
Menurut dia, sarana dan prasarana olahraga yang digunakan untuk wisata olahraga prestasi setelahnya harus dapat digunakan untuk kegiatan wisata olahraga hobi dan petualangan.
“Karena hobi dan petualangan inilah yang secara ekonomi memberikan keberlanjutan dari sisi peningkatan ekonomi, terbukanya lapangan usaha dan kerja serta penyediaan/peningkatan dan pemeliharaan sarana dan prasarana yang ada,” paparnya.
Menarik dinantikan seberapa besar dampak gelaran Piala Dunia U-20 2023 terhadap pariwisata Indonesia yang perlahan tapi pasti kini mulai bangkit setelah 'mati suri' dihantam pandemi Covid-19.
Semoga Indonesia mampu menjadi tuan rumah yang baik, sekaligus menorehkan prestasi di kancah sepakbola dunia, bukan sekadar menjadi tim pelengkap di ajang tersebut.
(Rizka Diputra)