Perkembangan Covid-19 Sepanjang 2022, Munculnya Subvarian BA.2 hingga XBB!

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Rabu 28 Desember 2022 10:00 WIB
Pandemi Covid-19 (Foto: VOI)
Share :

4. BA.2.75.2

Setelah lama tak ada kasus subvarian Omicron yang baru, tiba-tiba pada September 2022, anak BA.2 'lahir'. Subvarian BA.2.75.2 namanya.

Dijelaskan laman Deseret News, subvarian ini dianggap lebih ganas daripada subvarian yang pernah ada dari keluarga Omicron. Menurut laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), dr Anthony Fauci menjelaskan bahwa mutasi ini muncul dan membawa kekhawatiran.

Subvarian ini mirip dengan BA.5 yang mendominasi kasus Covid-19 di AS. Bisa mendominasi AS salah satu faktornya adalah karena subvarian ini dapat menghindari perawatan antibodi penawar yang dihasilkan oleh vaksin Covid-19.

 

5. XBB

Sampai akhirnya di Oktober 2022 muncul subvarian XBB dan BQ.1 yang masih turunan Omicron. Kini, kedua subvarian tersebut masih jadi perhatian dunia.

Menurut laman WHO, XBB adalah rekombinan dari sublineage BA.2.10.1 dan BA.2.75 dengan prevalensi global per Oktober 2022 mencaai 1,3% dari 35 negara yang melaporkan kasus.

XBB menjadi ancaman serius karena subvarian ini mampu membuat seseorang terinfeksi ulang dan membahayakan keselamatan.

Sementara itu, BQ.1 adalah sublineage dari BA.5. Prevalensi kasusnya 6% dan telah terdeteksi di 65 negara. Belum ada data kuat yang mengatakan bahwa subvarian ini lebih ganas, namun penyebarannya sangat cepat di masyarakat.

Demikian, kurang lebih perkembangan Covid-19 sepanjang 2022. Kini, Indonesia masih berjuang menurunkan angka kasus harian yang kasusnya didominasi oleh Omicron. Meski begitu, ada harapan bahwa 2023 kondisi pandemi lebih terkendali dan endemi segera dimulai.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya