5. Gereja Pohsarang, Kediri, Jawa Timur
Arsitektur gereja unik selanjutnya adalah Gereja Pohsarang, yang menggunakan atap Joglo yang sangat berkaitan erat dengan mitologi Jawa.
Gereja ini adalah gereja Katolik di Pohsarang yang didirikan atas inisiatif pribadi dari Romo Jan Wolters CM dengan bantuan arsitek terkenal Henri Maclaine pada tahun 1936. Sekilas bangunan Gereja di Pohsarang ini mirip dengan perahu yang menempel pada suatu bangunan mirip gunung, yang melambangkan Gunung Ararat dimana zaman dahulu perahu Nuh terdampar setelah kejadian banjir bah yang menghukum umat manusia yang berdosa kala itu.
Di Sekeliling bangunan gereja terdapat benteng yang terbuat dari susunan bebatuan yang tampak kokoh, dan yang lebih menariknya lagi masih mempertahankan bentuk pintu gerbang atau pintu masuk dari pertama kali gereja ini dibangun.
6. Gereja Blenduk, Semarang, Jawa Tengah
Gereja Blenduk dibangun pada tahun 1753 dan menjadi salah satu landmark dari kota Semarang, yang terletak di Kota Lama Semarang. Gereja ini juga menjadi Gereja Kristen tertua di Jawa Tengah yang dibangun oleh masyarakat Belanda yang tinggal di kota Semarang masa itu.
Bentuk dari atapnya yang blenduk atau cembung dengan bentuk oktagonal atau persegi delapan. Gereja ini hingga saat ini masih aktif digunakan oleh para jemaah di setiap minggu.
(Salman Mardira)