MEMAKAI skincare memang menjadi rutinitas harian para perempuan. Skincare pun tidak hanya terbatas pada wajah saja, tetapi juga pada badan sehingga kulit terlihat lebih cerah.
Peran skincare memang cukup krusial, karena bisa menaikkan kepercayaan diri lantaran membuat kulit kita glow-up jika dipakai dengan tepat. Tak hanya itu, manfaat dari hadirnya skincare juga bisa membantu perekonomian perempuan.
Artinya, industri ini mendukung dan berdayakan perempuan untuk berkarya, serta membantu ekonomi hidup mereka. Apalagi, kini promosi sudah bisa dilakukan dengan mudah lewat media sosial.
"Industri skincare berpartisipasi membangkitkan ekonomi masyarakat selama pandemi kemarin, khususnya bagi para wanita berkeluarga," kata Dokter Penanggung Jawab Klinik Jasper Skincare dr Inge Yuliana, dalam keterangan resminya.
"Bisnis ini banyak mempekerjakan wanita, itu kenapa skincare bukan hanya membawa kebaikan dengan menaikkan kepercayaan diri pemakainya, tapi bisa memberdayakan perempuan," lanjutnya.
Menurut dr Inge, banyak perempuan berkeluarga yang terlibat di bisnis ini karena beban pekerjaan yang lebih ringan dan waktu terbilang fleksibel, sehingga wanita berkeluarga masih bisa menikmati waktu bersama keluarga setelah bekerja.
Di sisi lain, dr Inge menjelaskan kalau bisnis skincare bisa jadi pilihan bisnis untuk perempuan di luar sana. Tak hanya menguntungkan, tapi juga tahan terhadap ancaman ekonomi.
"Di masa pandemi, banyak bisnis yang gulung tikar, tapi industri skincare cukup kuat bertahan Sebanyak 12 cabang Jasper Skincare masih bertahan hingga sekarang," paparnya.
Kenapa bisa begitu? Menurut dr Inge, ini karena pasar dari skincare semakin banyak terlebih urusan merawat diri sendiri kini semakin giat dilakukan. "Sebagian besar wanita sekarang lebih mementingkan kecantikan untuk meningkatkan kepercayaan. Itu kenapa skincare sudah menjadi kebutuhan di tengah masyarakat," tambah dr Inge.
(Martin Bagya Kertiyasa)