DALAM menjalani hubungan cinta, setiap cewek pasti mempunyai kriteria masing-masing dalam memilih seseorang untuk menjadi pasangannya. Meski orangtua maupun masyarakat selalu mengingatkan agar cewek-cewek menjauhi bad boy, namun ternyata masih banyak cewek yang gemar berkencan dengan bad boys.
Bad boy sendiri pada dasarnya diidentikkan oleh masyarakat sebagai sosok yang pergaulannya sering berperilaku buruk, seperti kadang mabuk-mabukan, gemar pesta, bahkan suka main cewek. Ia sering menghamburkan uangnya demi bersenang-senang dan menyenangkan banyak cewek.
Namun, terlepas dari semua kelakuan buruknya, ternyata banyak cewek terjerat pesona bad boy. Kenapa bisa demikian?
Dikutip dari Good Housekeeping, Ahli Biologi Evolusioner, Michael R. Cunningham, selaku Profesor dan Psikolog di University of Louisville menjelaskan, bad boy adalah seorang yang hipermaskulin (punya jiwa yang jantan dan agresif berlebih). Mereka juga punya rasa percaya diri tinggi.
Dalam interpretasi yang paling ekstrem dan negatif, cowok bad boy menampilkan kualitas dark triad psikologis.
Menurut Marisa T. Cohen, selaku Pakar Hubungan pada dasarnya, bad boy mungkin terlihat narsis, terlalu percaya diri, punya pandangan yang tinggi terhadap citra dirinya sendiri, penuh pesona.
Mereka juga cenderung Machiavellian yakni tidak berperasaan, dan pandai mengeksploitasi orang lain.
Namun, ternyata pesona bad boy ini di mata cewek, hanya membuat cewek ingin sperma mereka, alias bibitnya.
Bukan membuat cewek ingin bad boy sebagai pasangan serius atau suami.
Dr. Fugere menjelaskan, penelitian terhadap 'mengapa bad boy bisa begitu menarik'? Karena cewek lebih tertarik pada cowok yang maskulin, selama pertengahan siklus menstruasi mereka, atau saat mereka paling subur.
BACA JUGA:Pacaran Sama Fuckboy Bikin Mental Rusak, Apa Benar?
"Pria dengan sifat yang sangat maskulin seperti bad boy mungkin memiliki gen kualitas yang lebih baik, sehingga bisa menarik bagi wanita pada tingkat evolusi yang tidak disadarinya," kata Dr. Fugere.