5 Fakta Menarik Kota Fez, Tempat Kelahiran Youssef En-Nesyri Penyerang Andalan Maroko

Melati Pratiwi, Jurnalis
Selasa 13 Desember 2022 07:00 WIB
Kota Fez, Maroko (Foto: Lovexploring.com)
Share :

YOUSSEF En-Nesyri berhasil mengantarkan Maroko ke babak semifinal Piala Dunia 2022 lewat gol semata wayangnya yang membuat Portugal harus pulang kampung.

Dalam pertandingan babak 8 besar di Stadion Al-Thumama, Kota Doha, Qatar, Sabtu Desember 2022, En-Nesyri menciptakan gol cantik. Penyerang andalan Maroko ini melompat setinggi 2,78 meter untuk menanduk bola umpan dikirim Yahia Attiyat Allah. Bola sundulannya berhasil menjebol gawang Portugal.

Skor 1-0 untuk Maroko bertahan hingga akhir laga. Maroko pun mencatatkan sejarah sebagai tim Afrika pertama yang menembus semifinal Piala Dunia. Lompatannya juga menyamai rekor bintang sekaligus kapten Portugal, Cristiano Ronaldo.

En-Nesyri dinobatkan sebagai man of the macth atau pemain terbaik dalam pertandingan tersebut. Tapi, pemain Sevilla FC ini sosok yang murah hati. Dia justru memberikan penghargaan itu ke rekan setimnya yang berposisi sebagai kiper, Yassine Bounou.

Atas penampilannya yang cemerlang di Piala Dunia 2022 dan sikapyang yang tidak sombong, En-Nesyri jadi idola baru para penggemer sepak bola.

En-Nesyri kelahiran 1 Juni 1997 merupakan pria asli Maroko. Youssef berasal dari Fez, sebuah kota sejuta pesona.

Ya, bukan cuman melahirkan pemain bola berbakat seperti En-Nesyri, Kota Fez sendiri memiliki fakta-fakta menarik. Berikut ulasannya.

 BACA JUGA:5 Destinasi Wisata Populer yang Wajib Disambangi di Solo, Berikut Daya Tariknya!

1. Situs Warisan Dunia UNESCO

Fez menjadi salah satu kota abad pertengahan paling utuh sangat mengesankan. Sampai-sampai ada fakta menarik mengenai Fez yakni terdaftar dalam situs warisan dunia UNESCO.

 

Kota Fez

Jika menginjakan kaki di kota kelahiran Youssef En-Nesyri ini, seolah wisatawan akan melangkah mundur ke kehidupan masa lalu.

2. Bebas Mobil

Fakta menarik selanjutnya dari Fez adalah mobil tak diizinkan berada di kota ini alias bebas mobil. Jalan hingga lorong di sana terbilang cukup sempit sehingga akan muat jika dilalui kendaran roda empat.

Oleh karena itu, suasana di sana mengingatkan pada masa ketika penduduk masih memandu keledai demi melalui jalanan sambil membawa banyak barang.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya