Mengenal Attention Seeker Perilaku Pinkan Mambo, Termasuk Gejala Gangguan Kepribadian?

Wiwie Heriyani, Jurnalis
Kamis 08 Desember 2022 20:30 WIB
Pinkan Mambo, (Foto: Instagram @pinkan_mambo)
Share :

NAMA penyanyi Pinkan Mambo belakangan menjadi sensasi dan menyorot perhatian publik, karena kerap menyenggol beberapa nama artis lain. Mulai dari Raffi Ahmad, Maia Estianty, hingga hubungan Lesty Kejora dan Rizky Billar.

Baru-baru ini ia justru secara terang-terangan minta maaf dan menyebut bahwa aksinya itu hanya demi mencari sensasi dan perhatian publik semata. Aksi Pinkan Mambo ini lantas menuai banyak cibiran dari nitizen karena dinilai sebagai ‘attention seeker’ alias si pencari perhatian.

Apakah perilaku yang ditunjukkan Pinkan Mambo tersebut, terkait dengan masalah gangguan kepribadian?

Data kesehatan yang dipublikasikan oleh Psych Central menyebut kan, bahwa seseorang yang suka mencari perhatian secara berlebihan bisa merujuk pada gejala gangguan kepribadian histrionik (HPD), dikutip dari Sheppardpratt, Kamis (8/12/2022).

Dijelaskan lebih lanjut, seseorang dengan gangguan kepribadian histrionic ini, umumnya memang ingin menjadi pusat perhatian di setiap kelompok orang, dan cenderung merasa tidak nyaman ketika dirinya tidak mendapatkan perhatian dari banyak orang.

Pengidap gangguan kepribadian dengan gejala suka mencari perhatian ini kerap mengalami kesulitan ketika orang tidak fokus secara eksklusif pada diri mereka. Melansir Healthline, orang yang memiliki gangguan kepribadian tersebut, terkadang melakukan perilaku provokatif untuk menarik perhatian orang-orang di sekitarnya.

Selain itu, seseorang dengan gangguan kepribadian histrionik sering mengalami kesulitan mencapai keintiman secara emosional dan serung merusak interaksi sosialnya karena gayanya yang provokatif, dan sering merasa kesal bahkan juga bisa sampai depresi ketika dirinya tidak lagi menjadi pusat perhatian.

Selain itu, orang-orang seperti ini cenderung bosan dengan rutinitas yang biasa dilakukan sehari-hari. Orang-orang ini sering tidak toleran terhadap aktivitas yang tertunda dan suka mengarahkan diri sendiri untuk bisa cepat mendapatkan kepuasan.

BACA JUGA:Apakah Wanita Tak Perawan Bisa Alami Pendarahan Saat Berhubungan Seks?

Secara rasio jenis kelamin, dikatakan kalau gangguan kepribadian histrionic memang lebih banyak terjadi pada wanita daripada pria. Gangguan ini terjadi pada sekitar 1,8 persen dari penduduk dunia loh!

Seperti kebanyakan gangguan kepribadian lainnya, gangguan kepribadian histrionik biasanya akan menurun intensitasnya seiring bertambahnya usia. Banyak orang mengalami beberapa gejala paling ekstrim saat sudah berusia 40 atau 50-an.

(Rizky Pradita Ananda)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya