Petugas pemerintah itu pun meminta kepada staf toko meninggalkan tempat kerjanya segera. "Cepetan! Tinggalkan tempat ini segera," katanya.
Sementara itu, laporan SCMP menyatakan bahwa benar toko bubble tea tersebut tutup 24 jam. Kemudian, dari otoritas setempat mengeluarkan pernyataan resmi terkait dengan kejadian ini. Begini bunyinya,
"Mengenai insiden toko bubble tea baru-baru ini, kami telah menyelesaikan penyelidikan. Petugas kami telah meminta maaf kepada pemilik toko dan telah dimaafkan oleh pemiliknya. Petugas pertama menyalahgunakan kekuasaannya selama proses pemeriksaan.
Perilakunya berdampak negatif pada masyarakat, oleh karena itu, kami telah menghukumnya dan memindahkannya ke tim lain. Dua petugas lainnya juga ditegur. Kami juga telah berbicara dengan manajer departemen untuk memperbaiki proses pemeriksaan mereka." ungkap otoritas wilayah Zhaozhou.
(Helmi Ade Saputra)