"Artinya, dalam 18 bulan masa evaluasi paska vaksinasi. Pada masa ini harus dipastikan tidak ada lagi virus polio di masyarakat, termasuk tak ada lagi orang yang terinfeksi virus ini," sambungnya lagi.
Agar kasus polio bisa benar-benar hilang di masyarakat, diperlukan surveilans yang kuat dan cepat oleh pemerintah pusat dan daerah tempat kasus polio ditemukan.
Selain itu, vaksinasi polio perlu digenjot secara masif secara nasional. Mengingat, satu-satunya cara pencegahan polio adalah dengan imunisasi. Mirisnya, faktanya cakupan vaksinasi polio di Indonesia memang masih rendah.
Dicky menegaskan, cakupan vaksinasi polio nasional, setidaknya harus mencapai 95 persen. Tidak ada tawar-menawar, alias harus tercapai kalau mau polio hilang dari Indonesia.
BACA JUGA:28 November, Kemenkes Gelar Vaksinasi Polio Serentak di Aceh
BACA JUGA:Cakupan Vaksinasi Polio Rendah, Gara-gara Informasi Keliru di Media Sosial?