WAKIL Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo mengatakan bahwa pelaksanaan KTT G20 tahun 2022 memberi dampak positif dan mengangkat nama Indonesia di mata internasional.
KTT G20 juga jadi momentum kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif serta pemulihan ke arah lebih baik.
Angela menjelaskan dari minister meeting G20 bidang pariwisata terdapat beberapa harapan Kemenparekraf, yang mana ini menjadi langkah baru untuk parekraf di Indonesia di 2023 nanti.
Beberapa di antaranya pun difokuskan untuk kemajuan dan meningkatkan kualitas pariwisata dan ekonomi kreatif setelah pertemuan G20 di bidang pariwisata, khususnya di Indonesia.
Pertama, pemanfaatan Bali Guidelines dan Discussion Paper on Tourism, Cultural and Creative Sectors sebagai referensi pedoman percepatan pemulihan parekraf secara global.
BACA JUGA:Angela Tanoesoedibjo Sebut Tingkat Kepuasan Terhadap KTT G20 di Indonesia Capai 88,20 Persen
Adapun langkah teknis yang akan dilakukan, guna mewujudkan harapan tersebut seperti pembentukan pokja percepatan pemulihan sektor pariwisata, kemudian diseminasi Bali Guidelines dan pendampingan kepada stakeholder pariwisata dan ekraf.
"Serta terlaksananya kongkrit action yang bisa dikolaborasikan bersama secara , maupun multilateral dengan negara lainnya," ujarnya dalam rapat kerja Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/11/2022).