Dragon’s Blood Forest – Pulau Socotra
Sekitar 200 mil dari daratan Yaman, terdapat sebuah pulau terpencil bernama Socotra. Ada banyak koleksi flora dan fauna yang aneh di sana, termasuk pohon darah naga. Secara khusus, baik tumbuhan maupun hewan beradaptasi dengan lingkungan yang panas dan keras.
Tampak seperti jamur Dr. Seuss yang aneh, Dracaena cinnabari memiliki orientasi mirip payung yang memungkinkannya mengumpulkan kelembaban dari kabut dataran tinggi. Selain itu tersebut juga berfungsi sebagai perlindungan bibit yang tumbuh di bawahnya. Pohon ini memiliki getah berwarna merah, sehingga dinamai darah naga.
Pulau Socotra di Yaman (Crooked Compass)
Lake Kaindy Sunken Forest – Kazakhstan
Danau Kaindy terletak di Pegunungan Tian Shan, Kazakhstan. Danau sepanjang 1.300 kaki ini tercipta karena gempa bumi tahun 1911 yang memicu tanah longsor. Saat bendungan alami dibuat, rerimbunan pohon cemara yang besar dibanjiri dan menjadi Hutan Sunken yang sangat indah.
Beberapa pohon cemara yang sebagian batangnya terendam air berwarna biru-hijau yang cerah. Ganggang mulai tumbuh di bagian bawah batang, sementara di bagian atasnya gundul. Hawa dingin telah mengawetkan pinus di bawah air, sehingga masih terlihat seperti hutan hidup di bawah permukaan.
Sagano Bamboo Forest – Jepang
Jika dongeng dibuat di tengah vegetasi Jepang yang tenang dan tinggi, karakter utamanya pasti akan tinggi di bawah kanopi tipis Hutan Bambu Sagano. Hamparan bambu moso yang tinggi ini terletak di pinggiran Kyoto.
Sinar matahari yang menembus dedaunan, suara derit, goyangan, dan ketukan angin saat melewati batang bambu menciptakan suasana tenang di hutan Bambu Sagano.
(Salman Mardira)