SEMUA orang ingin bentuk tubuh yang ideal tanpa ada lipatan lemak yang mengganggu. Timbunan lemak ini dapat terlihat di perut saat kita duduk, ataupun muncul saat kita menggunakan baju yang ketat.
Diet dan olahraga memang dapat membantu kita menurunkan berat badan, namun terkadang sangat sulit untuk menghilangkan timbunan lemak dibawah kulit.
Rupanya ada metode coolsculpting yang dapat membantu pasien mendapatkan bentuk tubuh yang diinginkan tanpa berolahraga. Teknologi coolsculpting ini sudah FDA approved sejak 2010 di Amerika dan telah dilakukan lebih dari 7 juta cycle di seluruh dunia.
Coolsculpting menggunakan teknologi cryolipolisis, sehingga menghilangkan lemak secara permanen. Teknologi cyrolipolisis ini sangat istimewa karena mampu menghancurkan lemak dengan suhu dingin minus 11 derajat celcius.
Sel-sel lemak ini akan membeku atau mengkristal kemudian mati dan akan dibuang melalui drainase limfatik system. Hasil akan terlihat maksimal setelah 1-2 bulan. Target lemak yang dapat dikerjakan biasanya ada di daerah perut, paha, lengan, punggung, sampai lipatan dagu.
Dokter Silvia menjelaskan, metode coolsculpting tidak membutuhkan anestesi, jarum suntik ataupun pembedahan. Setelah proses pengerjaan pasien dapat langsung melanjutkan aktivitas seperti biasa. "Tidak akan ada jaringan parut atau keloid yang terbentuk karena tidak ada sayatan pisau atau suntikan jarum."
BACA JUGA:Makin Langsing, Ini Rahasia Ussy Sulistyawati Sukses Turunkan Berat Badan 28 Kg
Dibandingkan cara menurunkan berat badan yang konvensional, seperti diet dan olahraga, cryolipolysis menghilangkan lemak lebih cepat. Hasilnya pun terlihat alami karena lemak yang berlebih akan hilang secara bertahap. Coolsculpting ini adalah solusi bagi yang telah diet dan olahraga namun masih memiliki lemak yang membandel.