Hari Diabetes Sedunia 2022, Kenapa Brown Rice Lebih Baik daripada Nasi Putih?

Pradita Ananda, Jurnalis
Senin 14 November 2022 12:07 WIB
Brown rice, (Foto: NDTV Food)
Share :

HARI Diabetes Sedunia diperingati tepat pada 14 November setiap tahunnya, sebagai momentum untuk meningkatan kesadaran terkait penyakit diabetes dan dampaknya untuk kesehatan secara keseluruhan.

Bagi pengidap diabetes, bukan hanya pengobatan yang penting tetap juga menyesuaikan pola makannya sehari-hari. Salah satu perubahan umumnya dengan mengganti asupan nasi putih dengan brown rice alias beras coklat.

Faktanya, brown rice atau nasi coklat ini memang punya Indeks Glikemik yang lebih rendah daripada nasi putih. Indeks Glikemik (GI)? GI merupakan parameter yang mengukur dampak suatu makanan terhadap kadar gula darah dan seberapa besar peningkatan kadar ini dalam tubuh.

Nah, makanan yang punya GI tinggi adalah makanan yang meningkatkan kadar gula darah lebih banyak dalam tubuh. Sedangkan makanan yang punya level GI sedang hingga rendah, sehingga tidak mengubah gula darah.

Jika brown rice dibandingkan dengan white rice, merujuk pada keterangan Harvard Health Publishing, brown rice atau nasi coklat punya skor 68, artinya masih masih masuk dalam kategori makanan GI sedang. Nasi putih, di sisi lain, memiliki skor 73 menjadikannya masuk dalam jenis makanan dengan GI tinggi.

Bukan hanya skor GI yang lebih baik, dari sisi kandungan serat, brown rice juga memiliki kandungan tinggi serat. Sehingga lebih baik bagi pencernaan dibandingkan nasi putih biasa.

“Brown rice adalah makanan dengan indeks glikemik rendah. Hal ini menunjukkan, pembebasan gula dari beras merah tidak akan tinggi setelah dicerna,’ kata Dr. Anju Sood, ahli gizi yang berbasis di Bangalore, mengutip NDTV, Senin (14/11/2022).

Jika gula dilepaskan secara perlahan, maka akan diserap dan dihilangkan dengan lebih baik tanpa menyebabkan lonjakan kadar gula darah dalam tubuh secara tiba-tiba.

"Nasi putih justru sebaliknya, sebagai makanan dengan GI tinggi maka ia melepaskan lebih banyak kandungan gula,” imbuh Dr. Anju Sood.

Sebagai catatan, jika Anda adalah orang dengan diabetes, silakan berkonsultasi dengan ahli diabetes atau dokter terlebih dahulu sebelum menambahkan sesuatu yang baru ke dalam pola diet makan sehari-hari.

 BACA JUGA:Peringati Hari Diabetes Sedunia, Ini 3 Buah yang Aman Dikonsumsi Si Penderita!

BACA JUGA:Mengenal Diabetes Melitus Tipe 1, Penyakit yang Lama Diidap Nick Jonas

(Rizky Pradita Ananda)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya