Mengenal Suku Bali Aga, Penduduk Pertama yang Mendiami Pulau Dewata

Dita Mawanda, Jurnalis
Sabtu 12 November 2022 07:00 WIB
Ilustrasi Bali (Shutterstock)
Share :

Tampak rumah-rumah di desa ini tertata di kanan dan kiri jalan utama, berbatu senada dengan pintu atap berbatu. Bentuk jalanan yang menanjak ke atas juga membagi desa ke tiga bagian sesuai konsep Tri Hita Karana yang mengartikan hubungan manusia dengan sesama, manusia dengan alam, dan manusia dengan Tuhan.

Sebutan untuk tiga bagian desa tersebut adalah Tri Mandala, terdiri dari utama mandala, madya mandala, dan nista mandala.

Desa Trunyan di Bangli

Desa ketiga ini dapat dicapai dengan menggunakan perahu yang diharuskan untuk bisa sampai ke desa Trunyan melewati sebuah danau. Desa ini berda di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli tepatnya di timur Danau Batur.

Desa Trunyan memiliki keunikan tersendiri, yakni upacara kematian sangat berbeda di tempat lainnya yang ada di Bali. Di desa ini, terdapat tiga jenis kematian berbeda dengan tiga kuburan (sema).

Dikatakan jika salah seorang warga Trunyan meninggal secara wajar, mayatnya akan ditutupi kain putih, dilakukan upacara untuknya, kemudian ditempatkan tanpa dikubur di bawah pohon besar bernama Taru Menyan di sebuah lokasi dengan nama Sema Wayah.

Cerita berbeda jika penyebab kematian warganya tidak wajar, seperti akibat kecelakaan, bunuh diri, atau dibunuh orang, mayat tersebut akan diletakan di lokasi bernama Sema Bantas. Sementara, penguburan untuk bayi dan anak kecil, atau warga yang sudah dewasa tapi belum menikah akan diletakkan di Sema Muda (Rumah Miarta Yasa). (sal)

(Rizka Diputra)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya