Buat Orang yang Kamu Cintai Tetap “Hidup”
Trauma kehilangan bisa diatasi dengan membuat orang yang kamu sayangi tetap “hidup” meski kenyataannya telah meninggal dunia. Hal ini terbukti efektif untuk mengatasi kesedihan.
Hargai kenangan bersama mereka. Misalnya orang yang kamu sayangi senang olahraga dan selalu mengingatkanmu untuk rajin olahraga. Berolahragalah sembari menyadari pentingnya saran tersebut untuk kehidupanmu. Melakoni hal-hal baik semasa almarhum hidup bisa membuat dia yang disayang tetap hidup dalam ingatan, pikiran, dan doa yang kamu kirimkan.
Lakukan Terapi
Psikolog Ikhsan menyarankan untuk melakukan psikoterapi dengan psikolog. Hal ini dilakukan apabila trauma ditinggal orang terdekat menimbulkan duka yang sangat mendalam dan kompleks, termasuk memicu PTSD. Karenanya, akar masalah ini harus diselesaikan dengan melakukan psikoterapi.
Center for Treatment of Anxiety and Mood Disorder menganjurkan agar kamu melakukan eye movement desensitization and reprocessing (EMDR) untuk mengatasi gangguan stres pascatrauma. Ketika menderita PTSD, pikiran dan ingatan traumatis bekerja melawan proses penyembuhan yang dilakukan oleh otak. Tak jarang, penderita teringat momen pahit, mengalami mimpi buruk, maupun emosi yang mengganggu otak.
Terapi EMDR dipercaya dapat memutus siklus tersebut dan membantu kamu memproses trauma. EMDR menggunakan rangsangan di kedua sisi tubuh, seperti ketukan tangan atau kaki, irama musik, maupun pola cahaya.
Terapi kemudian memanfaatkan mekanisme biologis yang digunakan otak selama tidur di fase rapid eye movement (REM). Pada fase REM, tubuh dalam keadaan relaks, tetapi mata bergerak dengan cepat. Rangsangan yang digunakan selama terapi diharapkan dapat membantu otak memproses trauma secara alami.
Cari Dukungan
Untuk mengatasi trauma kehilangan, kamu juga perlu mencari dukungan dari orang-orang terpercaya. Pilih orang yang memahami kedekatan dirimu dengan mendiang serta memahami besarnya kehilangan yang kamu rasakan. “Tujuannya agar mereka bisa memahami ketika kamu sedang sedih dan tidak memaksamu segera melupakan kejadian tersebut,” jelas Psikolog Ikhsan.
Mengatasi trauma kehilangan orang tersayang memang tidak mudah. Dibutuhkan waktu dan kesabaran sembari kamu menerapkan sederet tips di atas. Apabila kamu sulit mengatasinya sendirian, hubungi psikolog atau psikiater. Mereka bisa membantumu merekomendasikan perawatan yang tepat sesuai kondisi.
(Martin Bagya Kertiyasa)