BELUM lama ini UNICEF melaporkan, hampir 70 persen sumber air rumah tangga di Indonesia sudah terkontaminasi oleh tinja.
Disadari atau tidak, air yang sudah terkontaminasi ini kemungkinan masih dikonsumsi untuk keperluan sehari-hari. Seperti mandi, mencuci pakaian, mencuci piring, dan konsumsi untuk diminum.
Disampaikan dokter umum, dr. M. Alfi Auliya Rachman, sejatinya masyarakat tidak disarankan untuk mengonsumsi air tercemar tersebut, meski pun airnya dimasak. Sebab zat-zat atau racun yang ada di dalamnya belum bisa dipastikan akan mati, dan khawatir menjadi sumber penyakit.
BACA JUGA:Awas, Banyak Minum Obat Picu Sembelit
"Kalau misalnya dimasak aku tidak menyarankan, karena memang di dalamnya itu ada kandungan zat berbahaya seperti logam, bakteri, masih banyak banget," jelas dr. Alfi, dalam siaran live Instagram bersama Okezone.