"Vaksin meningitis meningokokus sudah tersedia untuk masyarakat. Jadi, kami sudah tidak mendengar adanya masalah lagi," terang dr. Nadia lagi.
Sebagai informasi, Otoritas Pemerintah Arab Saudi memastikan bahwa vaksin MM wajib diterima calon jamaah sebelum mendarat dan masuk ke Tanah Suci. Ini disampaikan, paska ada kesimpangsiuran pernyataan pers Menteri Haji dan Umrah Saudi dalam konferensi pers dengan Menteri Agama tentang vaksin.
Dijelaskan juga Kementerian Agama RI sedang melakukan koordinasi dengan Kemenkes RI, agar dapat menyesuaikan kewajiban vaksin MM bagi calon jamaah umrah dari Indonesia.
"Kami tentunya mengikuti aturan yang ditetapkan Kemenkes Arab Saudi. Kalau memang ada perubahan, kami pasti ikuti," pungkas dr. Nadia
(Rizky Pradita Ananda)