MENGGEMARI sesuatu dapat membuat seseorang terobsesi dan ingin memilikinya. Begitu juga yang dialami oleh Alex Shakespeare (44), seorang pakar IT sekaligus pria yang menggilai pesawat terbang. Ia rela menyulap mempunyai sebuah kabin pesawat di konservatori miliknya.
Bagaimana bisa ya? Melansir dari laman The Sun (28/10/2022), untuk mewujudkan obsesinya ini Alex menghabiskan uang sekitar Rp7.000.000 untuk beberapa potongan pesawat, hingga tiga buah kursi TUI yang ia beli melalui situs web lelang daring eBay.
Kemudian semua barang yang ia beli dirakit sendiri di dalam konservatori miliknya, seperti menempatkan tiga buah kursi TUI, serta tak ketinggalan dengan fasilitas yang berada di kursi penumpang. Yaitu menggabungkan rak bagasi dan overhead panel yang berfungsi untuk lampu, pengaturan suhu, dan tombol panggil awak kabin.
Agar terlihat semakin nyata ia juga membuat jendela kabin yang dihubungkan melalui komputer on-board dengan video pendaratan seperti aslinya. Rekaman itu ia ambil saat mendarat di berbagai kota di seluruh dunia, mulai dari New York, Hong Kong, Las Vegas, dan London.
"Saya telah mendarat di setiap bandara pada setiap video yang muncul di jendela Alex Air, jadi saya senang melihat pemandangan itu lagi. ini seperti membawa saya kembali ke kenangan indah itu,” jelas Alex.
Bahkan Alex juga mempunyai sebuah jingle dari Ryanair, ketika 'Alex Air' akan landing di landasan pacu konservatori miliknya. Mungkin Anda bisa membayangkannya seperti ini, “Terima kasih telah terbang bersama Ryanair, kami berharap dapat segera menyambut Anda di pesawat lagi,”.
Wah seperti berada di dalam pesawat sungguhan ya! Semua usahanya ini Alex lakukan, karena ia selalu merasa senang jika berada di dalam pesawat. Ia juga merasa takjub dengan cara kerja pesawat, Oleh karena itu untuk mendapatkan pengalaman penerbangan yang sama, ia membuat proyek Alex Air ini semirip mungkin dengan maskapai penerbangan sungguhan.