BELAKANGAN ini ramai pembahasan terkait produk dengan kandungan etilen glikol (EG) dan Polietilen Glikol (PEG) tengah banyak dibicarakan dan diberitakan. Salah satunya yang ramai disebut, ialah rokok elektrik atau vape.
Tak bisa ditampik, karena hadir sebagai rokok elektrik, banyak yang masih salah kaprah jika vape adalah pilihan merokok yang lebih ‘sehat' jika dibandingkan rokok konvensional, merokok tembakau.
Padahal tak demikian, karena sama-sama sebagai rokok maka vape pun berbahaya bagi kesehatan tubuh secara menyeluruh. Mengingat ada sederet kandungan senyawa di dalam vape yang berdampak negatif untuk kesehatan, dilihat dari cairannya atau pun asap yang dihasilkan.
Seperti lima bahan senyawa berbahaya berikut ini, seperti dilansir dari NBC News dan Lung Org, Senin (31/10/2022) berikut paparan singkatnya di bawah ini.
1. Volatile organic compounds (VOC): Adalah senyawa organik yang mudah menguap, contohnya VOC yang termasuk sebagai kandungan liquid vape (vapor) adalah propilen glikol yang merupakan i zat tambahan yang kerap digunakan dalam olahan makanan, seperti es krim atau pemanis cair. Biasanya, zat satu ini digunakan untuk menghasilkan kabut atau asap buatan pada acara panggung, pelarut cat, dan bahan antibeku. Pada tingkat tertentu, zat yang satu ini bisa menyebabkan iritasi mata, hidung, paru, sakit kepala, mual, sakit tenggorokan, dan bahkan berpotensi merusak hati, ginjal serta sistem saraf jika paparannya berlebihan.
2. Senyawa karbon: Uap vape hadir dengan sejumlah senyawa karbon seperti formaldehyde, acetaldehyde, acrolein, dan glycidol. Berbagai senyawa karbon ini bisa jadi pemicu menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius.
International Agency for Research on Cancer menggolongkan formaldehyde dan acetaldehyde ke dalam zat karsinogen atau penyebab kanker dan glycidol adalah zat yang juga diduga kuat sebagai penyebab kanker. Selain itu, berbagai senyawa ini berisiko merusak sistem pencernaan, kulit, dan paru-paru.
3. Acrolein: Adalah herbisida yang biasanya digunakan untuk membunuh gulma. Tahukah Anda, kandungan acrolein di dalam liquid vape bisa menyebabkan kerusakan paru-paru yang tak bisa disembuhkan loh!
4.Gliserin: Biasanya dipakai sebagai bahan tambahan dalam makanan dan pembuatan obat yang memberi rasa manis. Senyawa yang berasal dari tanaman ini, diketahui punya fungsi yang mirip dengan propilen glikol yaitu untuk menghasilkan asap. Namun, karena senyawa ini lebih tebal dari gliserin, uap yang keluar akan lebih tebal dan pekat. Meski jika merujuk pada laporan National Academies Press, propilen glikol lebih mengiritasi pernapasan dibandingkan dengan gliserin ini.
5. Logam: Asap yang dihasilkan dari liquid vape disebutkan juga hadir dengan kandungan senyawa logam beracun seperti nikel, timah, kadmium, dan kromium. Kandungan logam ini diduga berasal dari beberapa bagian perangkat vape itu sendiri. Saat dipanaskan, logam dari perangkat menguap hingga akhirnya terhirup melalui asap yang dikeluarkan.
BACA JUGA:6 Potret Polwan Cantik yang Viral Usai Posting Foto Bikini di Instagram
BACA JUGA:5 Pantangan Makanan Bagi Pengidap Kanker Serviks, Nomor 4 Lagi Ngetren
(Rizky Pradita Ananda)