JAKARTA Fashion Week (JFW) 2023 tidak hanya menampilkan busana-busana formal dan kekiniaan, tapi juga fashion tematik. Nah, salah satu yang ditampilkan dalam gelaran JFW kali ii adalah gaun pernikahan.
Sebanyak 12 desainer yang tergabung dalam Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI) menampilkan 3 masterpiece gaun pernikahan serba putih. Show bertajuk 'Moonlight Whispers' tersebut merupakan persembahan InterContinental Jakarta Pondok Indah. Gaun pernikahan dipilih sebagai benang merah penyatu para desainer karena alasan khusus.
"Tak bisa dipungkiri, di masa pandemi satu-satunya yang masih bertahan adalah gaun pernikahan. Gaun pernikahan menjadi andalan para desainer untuk survive di tengah pandemi dan itu yang coba kami sampaikan ke publik," kata Era Soekamto pada awak media sebelum show dimulai, Jumat (28/10/2022).
Dalam paparannya, Era juga menerangkan bahwa gegara pandemi makna gaun pernikahan pun menjadi berbeda. Jika dulu gaun pernikahan itu harus besar, berkilau, dan penuh payet bersinar, kini konsep itu bagi dia pribadi tidak cukup mampu beradaptasi.
"Lewat koleksi gaun pernikahan Era Soekamto, saya ingin memberitahu kepada masyarakat bahwa yang namanya kebaya pernikahan itu tetap terlihat cantik dan anggun tanpa harus full of payet yang berkilauan," ungkap Era.
"Kebaya yang terlihat simple, elegan, namun penuh dengan detail akan membuat pengantin tampak lebih istimewa. Perubahan ini terjadi, ya, salah satunya karena pandemi yang mana pengantin ingin lebih simple namun intimated," tambahnya.
Tak hanya Era Soekamto, di perhelatan JFW 2023 ini 11 desainer lain yang ikut unjuk gigi adalah Ghea Panggabean dengan gaun pengantin bernuansa Bali, Liliana Lim yang mengambil inspirasi Hanbok Korea di salah satu koleksinya, pun Andreas Odang tampilkan gaun pengantin bernuansa futuristik dengan siluet terlihat seperti peri di dunia dongeng.