5 Pasar Paling Ekstrem dan Berbahaya di Dunia, Ada yang Jual Wanita dan Anak

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis
Senin 31 Oktober 2022 07:00 WIB
Pasar Voodoo Lome di Togo (Foto: pinterest.com)
Share :

MENGULAS 5 pasar paling ekstrem dan berbahaya di dunia. Pasar-pasar ini memang jadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan karena sangat unik atau lain dari yang lain.

Lantas, di mana saja pasar teraneh dan berbahaya di dunia?

1. Pasar Laba-Laba, Kamboja

Sesuai namanya Pasar Spiderville di Kamboja menjual laba-laba. Ya, ada beragam cemilan dari olahan laba-laba, tarantula atau sejenisnya yang disediakan di sini.

Bahkan pengunjung dapat menemukan tarantula yang memiliki ukuran sebesar telapak tangan orang dewasa. Uniknya para pengunjung yang sering berbelanja di pasar ini mengatakan bahwa rasa cemilan laba-laba sangat lezat dan gurih.

2. Pasar Voodoo Lome, Togo

Pasar Voodoo Lome di Togo, Afrika Barat menjual benda aneh, seperti tanduk rusa, kaki gajah, kepala singa hingga jantung hewan lainnya.

Uniknya, barang tersebut tidak untuk dimasak atau dikonsumsi melainkan dijadikan sebagai bahan baku ramuan obat tradisional. Umumnya, para Pendeta Voodoo di Lome menggunakan ramuan bangkai hewan itu untuk menyembuhkan masyarakat yang datang padanya.

3. Pasar Gipsi, Bulgaria

Bagi Anda yang ingin mencari pasangan hidup, bisa mencoba mengunjungi pasar satu ini. Ya, pasar Gipsi di Bulgaria ini termasuk pasar teraneh sebab menyediakan perempuan yang belum menikah untuk dijadikan sebagai pasangan hidup.

Selayaknya barang dagangan, perempuan di sini akan berdandan sehingga akan tampil menarik depan para pembeli alias laki-laki.

Jika perempuan tersebut tertarik dengan salah satu laki-laki yang hendak membelinya, maka akan ditandai dengan cara diajak berdansa.

Pasar Gipsi juga sering disebut sebagai pasar pengantin. Untuk berkunjung ke sini bisa datang pada Hari Sabtu pertama setelah perayaan Paskah.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya