Sehubungan dengan ini, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan sudah lebih dari 50 persen kasus anak dinyatakan meninggal dunia.
Dalam penjelasannya, 50 persen tersebut dari 241 kasus, sekira 133 anak meninggal dunia. Namun untuk penyebabnya belum dapat dipastikan karena masih diselidiki.
"Lanjutan dari dua hari yang lalu update mengenai kasus ginjal akut sampai sekarang, sudah mengidentifikasi ada 241 kasus gangguan akut atau aki. Dengan 133 kematian dan ini terjadi peningkatan sejak Agustus," ungkap Menkes Budi dalam Konferensi Pers Update Gangguan Ginjal Akut Anak di Indonesia di Gedung Kementerian Kesehatan, Jumat 21 Oktober 2022.
(Hantoro)