“Propilen Glikol, Gliserin, dan Polietilenglikol adalah pelarut dari zat aktif yang tidak larut dalam air. Nah, dalam keempat pelarut ini bisa dimungkinkan ada cemaran. Cemaran itu adalah Etilen Glikol dan Dietilen Glikol. Sebetulnya, keduanya itu bukan pelarut untuk obat. Tidak boleh ada dalam obat,” tuturnya.
Sebagai informasi tambahan, Etilena Glikol dan Dietilen Glikol merupakan senyawa organik yang juga biasa digunakan sebagai bahan mentah dalam pembuatan fiber poliester, industri pabrik, serta polietilena tereftalat (PET) yang digunakan pada botol plastik.
Senyawa yang tak berwarna dan tak berbau ini sudah lama dipakai untuk bahan campuran pendingin radiator mesin, karena titik bekunya sangat rendah dan titik didihnya lebih tinggi daripada air.
(Helmi Ade Saputra)