Melansir dari Mayo Clinic, kebanyakan orang dengan ensefalitis virus memiliki gejala seperti flu ringan, seperti:-Sakit kepala-Leher kaku-Demam-Sakit pada otot atau persendian-Kelelahan atau kelemahan-Kebingungan, agitasi atau halusinasiKejang-Kehilangan sensasi atau tidak dapat menggerakkan area tertentu pada wajah atau tubuh-Kelemahan otot-Masalah dengan bicara atau pendengaran-Kehilangan kesadaran (termasuk koma)
Mengikuti perkembangan vaksin menjadi cara paling efektif untuk mengurangi risiko ensefalitis. Hal ini termasuk vaksin untuk campak, gondok, rubella, ensefalitis Jepang dan ensefalitis tick-borne.Sedangkan di daerah yang diketahui memiliki nyamuk yang membawa virus penyebab ensefalitis, individu harus mengambil tindakan untuk mengurangi risiko digigit.
Demikian pemahaman terkait ensefalitis yang tak banyak orang tahu. Sebisa mungkin menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat dan melakukan vaksinasi ensefatilis.
(RIN)
(Rani Hardjanti)