Yusof bin Ishak diangkat menjadi Yang Di-pertuan atau Kepala Negara Singapura pada 3 Desember 1959 karena kehebatan politiknya.
Singapura memisahkan diri dari malaysia dan menjadi negara berdaulat pada 9 Agustus 1965. Itulah mengapa Yusof bin Ishak dapat menjadi Kepada Negara Singapura.
Namanya Selalu Adabi
Untuk mengenang jasa presiden pertamanya, Singapura telah mengabadikan citra Yusof bin Ishak pada mata uangnya. Sosok Yusof Bin Ishak dijual dalam pecahan 2, 5, 10, 20, 50, 1.000 dan 10.000 Dolar Malaysia.
Nama Yusuf bin Ishak juga digunakan sebagai nama masjid, lembaga penelitian, dan program pendanaan profesor.
(Salman Mardira)