Strategi Kemenparekraf Hadapi Ancaman Resesi 2023, Jaga Daya Beli hingga Andalkan Produk Lokal

Novie Fauziah, Jurnalis
Senin 17 Oktober 2022 19:18 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno (Okezone.com/Novie)
Share :

BANK Dunia memprediksi ekonomi global bakal mengalami resesi di berbakai sektor pada 2023. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan bahwa kementeriannya sudah menyiapkan strategi menghadapi ancaman resesi di sektor parekraf tahun depan.

Menurut Sandiaga, risiko Indonesia terkena resesi masih rendah, mengingat pertumbuhan ekonomi masih stabil dan didorong oleh produk domestik.

"Jadi Alhamdulillah dengan kolaborasi dari berbagai pihak, dengan menjaga daya beli sektor pariwisata dan ekonomi kreatif melalui pelonggaran mobilitas masyarakat dan mengedepankan produk-produk lokal," kata Sandiaga dalam Weekly Press Brief with Sandiaga Uno di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Senin (17/10/2022).

 BACA JUGA:7 Destinasi Wisata Terbaik Banda Neira, Serpihan Surga di Timur Indonesia

Sandiaga mengatakan bahwa dengan mengedepankan produk-produk lokal, maka pemerintah akan menekan impor. Terlebih dengan adanya dorongan dari program Bangga Buatan Indonesia yang digaungkan oleh pemerintah.

"Kita dorong terus sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," ujarnya.

Menurut Sandiaga, Indonesia tetap butuh kehati-hatian meski ancaman terkena resisi rendah. Oleh karenanya ia mengimbau untuk memperkuat ekosistem produk dalam negeri.

 BACA JUGA:4 Tempat Wisata Paling Romantis di Bandung, Cocok Dikunjungi Bareng Pasangan

"Memberi pendampingan bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, melalui program insentif, bantuan promosi, fasilitasi untuk kompetisi SDM lokal, subsidi untuk beberapa program. Serta memperkuat implementasi penguatan Parekraf dan lainnya," terangnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya