Bagi travel agent, menurut Bayu, pendekatan secara subjektif dan objektif kepada customer perlu dilakukan. Salah satunya dengan cara mengetahui kebutuhan pelanggan untuk paket liburan mereka, dan menjelaskan produk yang diinginkan secara gamblang.
“Terpenting melakukan pendekatan secara kekeluargaan terhadap mereka sehingga customer mendapatkan informasi tentang produk yang ditawarkan secara jelas,” kata dia.
Paket wisata ke Eropa punya prospek cerah di Indonesia, mengingat WNI mayoritas beragama Islam. Sehingga pihaknya berusaha mewadahi wisatawan Indonesia yang ingin berwisata dengan tetap menjaga waktu salat dan makanan halal.
"Kami ingin memprioritaskan kenyamanan dengan memberi fasilitas dengan standar tersendiri agar peserta dapat melakukan perjalanan lintas negara dengan nyaman dan berkualitas,” pungkasnya.
(Rizka Diputra)