Kerugian akibat banjir-longsor ini ditaksir mencapai miliaran rupiah. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung Bambang Ernawan mengungkapkan, untuk proses revitalisasi pascabanjir akan segera dilakukan.
Hingga saat ini, lanjut Bambang, pihaknya masih berkoordinasi dengan instansi terkait agar penanganan di Pantai Gemah bisa segera selesai.
"Kami belum bisa memastikan proses revitalisasi, tetapi yang jelas segera mungkin. Tapi untuk pembersihan skala kecil sudah mulai dilakukan hari ini," ungkapnya.
Saat ini wisata Pantai Gemah ditutup untuk sementara waktu. Namun, jika kondisi sudah pulih, maka akan segera dilakukan pembukaan sesegera mungkin.
Untuk kerugian material, pihaknya memperkirakan mencapai Rp1 miliar lebih. “Banyak akses yang rusak di Pantai Gemah, seperti jembatan, talud, warung pedagang hingga wahana wisata air yang ada di Pantai Gemah,” ucapnya.
(Rizka Diputra)