KEGUGURAN bisa dialami oleh wanita yang sedang mengandung, baik itu saat kehamilan masih berusia muda atau pun sudah hamil tua.
Dalam istilah medis, ada yang disebut dengan keguguran tidak lengkap. Pada saat wanita mengandung mengalami keguguran, jaringan janin harus segera dikeluarkan agar tidak membusuk dalam rahim sang ibu.
Namun dalam beberapa kasus, seringkali terdapat jaringan janin yang masih tertinggal. Nah, mengutip Verywell Family, Selasa (11/10/2022) kondisi inilah yang sering disebut sebagai keguguran tidak lengkap atau biasa juga disebut Incomplete Miscarriage.
Keguguran tidak lengkap ini terjadi ketika ada perdarahan dan serviks yang melebar, namun jaringan dari kehamilan masih tertinggal di dalam rahim. Jika jaringan tidak diangkat, keguguran tidak lengkap ini bisa menyebabkan perdarahan yang sangat berat, perdarahan berkepanjangan, atau infeksi.
Lantas, apakah ada gejala yang bisa terlihat jelas untuk keguguran tidak lengkap? Disebutkan lebih lanjut, gejala keguguran tidak lengkap ternyata mirip dengan keguguran pada umumnya. Sang ibu hamil, akan mengalami sakit punggung, sakit perut atau kram, hilangnya gejala awal kehamilan (seperti morning sickness atau nyeri payudara), hingga pendarahan vagina.
Dalam menentukan diagnosa, wanita mengandung mengalami keguguran tak lengkap, biasanya dokter akan akan melakukan kombinasi tes seperti pemindaian jantung janin, pemeriksaan panggul, tes darah hCG kuantitatif, dan juga tes ultrasound (USG).
BACA JUGA:Dialami Kehamilan Via Vallen, Janin Tak Bergerak Indikasi Perkembangan Terganggu?
BACA JUGA: Ibu Diminta Cek HIV Sebelum Masa Kehamilan, Ini Alasannya
(Rizky Pradita Ananda)