"Ada satu pandangan begini, bahwa seseorang yang mengakui kerapuhannya itu adalah orang yang merasa lebih manusia. Ini yang dipercaya banyak generasi muda termasuk Gen Z. Ingat, rapuh bukan lemah. Seseorang yang punya masalah kesehatan mental bukan berarti dia lemah, tapi dia jujur dengan keadaan dirinya sendiri," tambahnya.
Di kesempatan ini juga Sandy mengimbau kepada masyarakat agar tidak kemudian membully atau menggosipkan para Gen Z ini dengan segala keunikannya. Ketika ada yang merasa rapuh, beri uluran tangan untuk support mereka.
"Care sebisa Anda, bantu semampu Anda, dengarkan cerita mereka. Tapi, jangan juga memberi nasihat karena ini bukan tugasnya Anda atau bahkan marah-marah ketika mentalnya terganggu. Jika perlu, datang ke profesional untuk mengatasi masalah mental yang dihadapi," saran Sandy.
(Dyah Ratna Meta Novia)