Meski dampak gas air mata biasanya hanya berupa peradangan kulit ringan, namun komplikasi tertunda juga kerap kali terjadi.
Contohnya, yaitu dapat menyebabkan luka bakar kimia atau memicu alergi pada kulit. Para pengidap penyakit pernapasan, seperti asma, berisiko tinggi jika terkena gas air mata.
Para korban paparan gas air sangat mungkin membutuhkan pertolongan medis dan terkadang harus dibawa ke rumah sakit, serta memerlukan dukungan pernapasan (oksigen).
Parahnya lagi, bagi orang-orang yang terkena paparan dalam jarak dekat, biasanya akan mengalami cedera mata seperti tercakarnya kornea yang dapat menyebabkan hilangnya ketajaman penglihatan secara permanen. Jadi paparan gas air mata ini sangat berbahaya bagi kesehatan mata.
(Dyah Ratna Meta Novia)